Search This Blog

Tuesday, August 20, 2019

Sinopsis Coffee and Vanilla episode 3 part 4


All content from MBS



Warning: 18+

Jadilah pembaca yang bijak. 


Sebenernya Risa rada kurang nyaman pakai gaun itu. Dan pas asistennya Fukami pergi, dia langsung meluk Risa. Dia minta maaf. Karena Risa terlalu cantik, hampir aja dia meluk di depan Yuki (asistennya).

Risa rada heran dengarnya. Fukami langsung menjelaskan kalo dia membenarkan nggak masalah orang lain lihat mereka tapi dia nggak rela kalo orang lain ikut lihat Risa yang cantik banget kayak gini. (Ah, gombal!!!)

"Fukami..."

"Mulai sekarang jadilah milikku seorang"




Fukami langsung nutup tirai di belakangnya. Habis itu dia ngedorong Risa ke dekat cermin dan nyiumin lehernya. Ah, kok aku malah deg-degan ya...😊😊😊

Nggak cukup itu dia ngegigit tali gaunnya Risa dan menariknya. Risa merasa malu dan nutupin wajahnya pakai tangan.

Fukami berbisik ke telinganya Risa dan memintanya buat melihat.

Risa membuka matanya dan melihat bayangannya. Fukami berbisik lagi kalo Risa sangat cantik.

Risa menatap bayangan Fukami dan bilang kalo dia sangat mencintai Fukami.

Fukami kembali nyiumin Risa dan mengaku pingin banget meluk Risa terus.


Fukami dan Risa tiba di pesta pembukaan kafe. Para tamu langsung berdatangan dan menyapanya. Mereka memuji kafe baru Fukami.

Melihat perlakuan semua orang ke Fukami membuat Risa jadi nggak percaya diri. Apa dia pantas berada di samping Fukami?

Salah seorang pria mengira kalo Risa adalah karyawannya Fukami.

Fukami merangkul Risa dan ngasih tahu kalo Risa masih mahasiswa. Orang itu menyangka kalo Risa adalah salah satu putri orang yang berkuasa.



Fukami membantahnya dan minta semua orang untuk mengingatnya kalo Risa adalah orang yang penting banget buat dia. Tanpa banyak ngomong lagi dia nunjukin cincin di jari Risa.

"Dia adalah cinta pertama dan terakhirku"

Semua orang langsung pada paham. Risa aja sampai nggak nyangka Fukami akan mengatakannya di depan banyak orang.

Mereka lalu jalan ngelewatin orang-orang itu dengan penuh percaya diri.

Risa merasa khawatir. Apa nggak papa ngasih tahu ke mereka.


Fukami mengancam akan ngunci mulut nakalnya Risa kalo dia nggak bisa diam. Fukami cuman pingin bilang yang sebenarnya. Dia pingin semua orang tahu kalo Risa adalah pacarnya.

Risa langsung ingat tentang apa yang dia bilng ke Fukami tentang Akatsu yang bahkan tahu kalo Rosa adalah pacarnya Fukami. Padahal dia cuman wanita biasa.

Risa merasa lega karena Fukami membuatnya nggak ragu lagi. Dia mendekat dan mengutarakan rasa cintanya.

Fukami tersenyum lalu mencium tangan Risa.



Risa keluar dari toilet dan nggak sengaja menabrak dua wanita. Lah, itu membuat hak sepatunya patah. Dia jadi panik. Nggak mungkin dia kembali dengan sepatu kayak gitu.

Tahu-tahu Akatsu manggil dan menghampirinya. Dia nggak nyangka Risa beneran datang sama Fukami. Risa ngedukung Fukami banget kayaknya.

Risa mengatakan kalo nggak kayak gitu...

Akatsu melihat sepatu Risa.


Nggak lama kemudian sepatu Risa sudah bagus lagi dibenerin sama Akatsu. Risa sangat berterima kasih lalu memakainya.

Akatsu bangkit. Menurutnya Risa terlalu mudah percaya sama orang, padahal dia adalah kelemahannya Fukami.

Akatsu jalan ke pintu dan menguncinya. Katanya dia pingin ngobrol berdua aja sama Risa. Dia mendekati Risa dan bilang nggak akan membiarkan Risa pergi gitu aja.


Sementara itu Fukami masih sibuk menjamu tamunya.


Risa mau kabur tapi Akatsu mencegahnya. Katanya dia mau ngasih tahu masa lalu Fukami yang nggak akan Fukami kasih tahu sendiri ke Risa.

Risa yang nampak ketakutan menatap Akatsu...

Bersambung...

No comments:

Post a Comment