Search This Blog

Saturday, August 24, 2019

Sinopsis Coffee and Vanilla episode 5 part 1


All content from MBS





Risa datang ke kafenya Akutsu. Akutsu sendiri nggak nyangka kalo Risa diijinin sama Fukami. Risa mengatakan kalo itu cuman kerja. Dan menurut Fukami itu adalah kesempatan yang bagus untuknya.

Akutsu tertawa mengejek. Kayaknya Fukami nggak serius.

Risa langsung jadi murung. Dalam hati ia bertanya-tanya apa bener Fukami nggak peduli dia sama Akutsu? Dia buru-buru menepisnya. Itu bagus buat pengalamannya. Lagian itu cuman sebatas kerja.

Risa manggil Akutsu dan berterima kasih karena telah memilihnya. Akutsu nggak bilang apa-apa.

Risa cerita kalo sebenarnya dia pernah datang ke kafe Akutsu. Heh? Akutsu rada kaget dengarnya. Risa melanjutkan kalo temannya kerja disana. Dia senang jadi model di kafe yang bagus kayak gitu. Sekali lagi ia berterima kasih sama Akutsu.

Akutsu nggak habis pikir. Apa Risa nggak ingat sama apa yang sudah pernah dia lakukan? Risa langsung jadi murung ingat kejadian itu.

"Lupain!"


Akutsu mendekat dan membelai rambut Risa. Dia janji akan melakukan yang terbaik. Akutsu tersrnyum lalu mendekatkan wajahnya. Sampai semuanya selesai dia akan memperlakukan Risa dengan baik.

Akutsu melepaskan Risa.

"Lagian pacarmu sendiri yang ngirim kamu ke sini"

Akutsu ninggalin Risa yang hanya bisa mematung.


Risa berbalik. Dia melihat Akutsu sambil menutup bibirnya. ApaAkutsu menggunakannya lagi buat Fukami biar marah?



Pemotretan dimulai. Risa mencicipi kue di depannya sambil tersrnyum. Nggak tahu kenapa Akutsu ngerasa kalo senyumnya Risa kayak terpaksa. Dia lalu minta fotografer buat istirahat bentar.

Risa menghela nafas. Ternyata jadi model itu susah.




Risa beristirahat. Dia duduk seorang diri. Akutsu menghampirinya dan duduk di sampingnya. Menurutnya Risa terlalu kaku.

Risa meminta maaf karena telah membuat Akutsu kecewa. Ia janji akan berusaha lebih baik lagi.

Akutsu malah melarang Risa buat berusaha keras. Tapi berakting natural.

Risa agak berat nerimanya. Akutsu nyuruh Risa buat makan seolah itu enak.

Risa memberitahu kalo itu tadi enak. Sangat enak. Sayurannya dimasak dengan baik. Rasanya juga enak. Tapi...dia sangat gugup.

Akutsu malah tersenyum. Ia ngerasa kalo Risa sangat menggemaskan.

Risa langsung menatap Akutsu karena mengatakan kalimat yang sama kayak Fukami.

Akutsu melanjutkan kalo tadinya dia cuman penasaran, tapi sekarang beda.


Akutsu tahu-tahu menarik Risa. Katanya kerjaan cuman alasan doang. Sebenernya dia menginginkan Risa.

Akutsu menyentuh Risa. Risa langsung malingin muka. Takut kalo dicium lagi? Akutsu nanyain apa yang harus dia lakukan? Dia juga punya kekuasaan dan uang. Nggak beda sama Fukami.

Risa merasa kalo Akutsu beda sama Fukami. Saat Akutsu manggil namanya dan menyentuhnya... Semuanya beda.

Risa memejamkan matanya. Kayak nggak mau banget lihat Akutsu.


Seseorang tiba-tiba manggil Akutsu. Ia mengabarkan kalo model pria yang jadi pasangannya Risa nggak bisa datang.

Akutsi lalu bangkit dan melepaskan Risa. Ia akan menanganinya.

Orang yang tadi manggil Akutsu lalu menghampiri Risa dan bertanya apa Risa nggak papa?

Risa merasa nggak kenal sama orang itu. Orang itu lalu membuka topi, kacamata dan maskernya. Ternyata dia adalah Yuki.

Yuki ngasih tahu kalo Fukami menyuruhnya buat menyelinap masuk biar Risa nggak digangguin sama Akutsu.

Risa lega. Tadinya dia pikir jako Fukami nggak peduli padanya. Yuki memberitaju kalo nggak hanya itu. CEO Fukami juga...



Akutsu tahu-tahu balik lagi. Dia emang sudah menduganya. Fukami ngirim orang lain.

Akutsu menghampiri Risa dan merangkulnya. Dia nyuruh Yuki buat bilang ke Fukami kalo Fukami nggak mau pacarnya dibully maka dia harus datang sendiri.

Yuki nggak bilang apa-apa. Dia hanya menatap Akutsu marah.


Fotografer datang dan bertanya pada Akutsu tentang apa yang harus mereka lakukan selanjutnya.

Akutsu menyuruh sutradara untuk melanjutkan sesuai rencana. Ia mengatakan kalo akan menggantikannya dan berperan sebagai pasangannya.

Risa langsung menatap Akutsu kaget. Akutsu menyisir rambutnya pakai jari lalu menatap Risa. Dia akan membuat Risa benar-benar tersenyum. Dia menarik Risa dan menatapnya dalam.

Risa serasa nggak percaya kalo dia harus berpasangan dengan Akutsu.

Bersambung...

4 comments: