Search This Blog

Tuesday, August 27, 2019

Sinopsis Coffee and Vanilla episode 5 part 2


All content from MBS





Warning: 18+

Jadilah pembaca yang bijak

Pemotretan dimulai. Nggak tahu kenapa Risa malah jadi tegang banget. Akutsu sampai protes kok Risa kaku banget?

Risa bilang ke diri sendiri kalo dia harus senyum.

Akutsu tahu-tahu menggengam tangannya dan mengingatkan kalo mereka pasangan.

Risa pikir ada benarnya. Dia harus ngapain? Ia merasa harus senyum.

Akutsu mempererat genggamannya dan menyebut nama Risa.




Risa langsung membuka matanya. Dia malah keingetan sama Fukami.

Fukami meminta Risa untuk melihatnya dan merasakannya dengan semua inderanya.

Risa menatap Akutsu seolah dia adalah  Fukami.

Ia buru-buru menyadarkan diri. Apa yang barusan dia bayangkan?

Akutsu tersenyum pahit. Menurutnya Risa sangat jahat. Pikiran Risa benar-benar nggak ada padanya saat ini.

Seorang kru memberitahu kalo pasangannya Risa sudah datang. Ternyata dia Fukami.


Risa kaget banget lihat kedatangan Fukami.

Akutsu menatap Fukami kesal.

"Ngapain kamu di sini?"

"Kebetulan aku ketemu sama modelnya. Katanya dia sakit jadi aku menggantikannya"

Akutsu langsung bangkit. Dia yakin banget kalo Fukami pasti sudah merencanakan hal itu.

Fukami menghampiri Risa. Sambil menatap Akutsu tajam ia sesumbar kalo ia lebih pantas menjadi pasangan Risa. Lagian Akutsu nggak akan pernah bisa jadi pasangannya Risa.


Fukami nepuk pundaknya Akutsu.

"Aku ngasih kamu kesempatan. Dan sekarang semuanya sudah selesai"

Akutsu terpaksa pergi.

"Aku akan mengambilnya tepat di depan matamu"



Fukami tersenyum mendatangi Risa.

"Kita berakting jadi pasangan bahagia, kan"

Risa mengangguk mengiyakan.

Pemotretannya mulai lagi. Fukami ngambil strawberi dan mau nyuapin Risa. Oops, nggak jadi. Fukami malah memasukkannya ke mulutnya sendiri.

Bohong ding. Lewat doang ternyata. 😊😊

Ia lalu nyuapin beneran ke Risa.

Akutsu cemburu melihatnya. Risa bahkan bisa tersenyum dengan mudahnya. Dia nggak habis pikir. Jadi Fukami bisa jadi manusia juga?

Yuki menambahkan itu cuman kalo sama Risa.


Malamnya Risa ada di tempatnya Fukami merayakan keberhasilan pemotretan tadi pagi.

Risa mengucapkan terima kasih pada Fukami untuk hari ini. Semua jadi baik-baik saja berkat Fukami.

Fukami menanyakan apa Risa sangat gugup?

Risa mengangguk membenarkan.



Fukami tahu-tahu narik Risa dan menanyakan apa hati Risa berdegup keras saat bersama Akutsu?

Risa menatap Fukami dan menyangkalnya.

Fukami lanjut, saat Akutsu menggenggam tangan Risa?

Risa kekeuh kalo nggak kayak gitu. Ia mengingatkan kalo Fukami sendiri yang bilang kalo Fukami pingin dia merasakannya dengan semua inderanya?

Fukami tersenyum dengarnya.

Risa melanjutkan kalo tiap inci tubuhnya adalah milik Fukami.


Fukami lega. Dia narik Risa dan menciumnya. Dia lalu membelai rambut Risa dan meminta maaf karena sudah mengatakan sesuatu yang nggak ada faedahnya.

Ia mendekati wajah Risa dan merasa kalo Risa sangat imut.

Risa membantahnya. Dia nggak imut. Dia hanya wanita kecil. Risa nampak sedih. Ia mengaku ingin cepat jadi wanita dewasa yang sepadan sama Fukami.

Fukami tersenyum dan menawari Risa buat minum minumannya.


Risa mau mencobanya. Fukami membatasi satu teguk saja.

Risa meminumnya. Fukami merebutnya kembali. Ia merasa kalo Risa terlalu cepat meminumnya.

Ia membersihkan sisa minuman di bibir Risa lalu meneguk minuman tadi habis itu mengirimkannya ke mulut Risa (ih...)

"Nggak masalah minum sedikit lagi, kan?"

Bersambung...

3 comments:

  1. Lanjutt kakkk...
    Request lagii kakk..kalo sempett buatin sinopsi GRACEFUL FAMILY yaa..pleasee

    ReplyDelete
  2. Lanjutin
    ka.....
    😇
    Fighting...!!!!

    ReplyDelete