Search This Blog

Sunday, September 1, 2019

Sinopsis Coffee and Vanilla episode 6 part 1


All content from MBS




Fukami ngajak Naccan dan Risa ke restoran dan memesan anggur.

Naccan menyakan apa Fukami emang selalu ngajak Risa ke tempat yang bagus kayak gini tiap kali mereka kencan?

Risa ngangguk. Naccan merasa iri pada Risa. Ternyata sangat menyenangkan punya pacar yang sudah kerja.

Risa menatap Naccan cemas karena Naccan makin jatuh cinta pada Fukami. Dia sampai mohon pada Fukami dalam hatinya agar Fukami nggak terlihat lebih keren lagi.


Fukami menatap Risa dan bertanya mau minum apa?

"Wine"

Setelahnya Risa malah nampak ragu. Kalo dia minum itu sekarang kemungkinan akan merusak segalanya nanti.

Fukami lalu nanya sama Naccan. Apa dia nggak masalah sama alkohol?

Naccan mengiyakan dan memberitahu kalo dia adalah peminum yang handal.




Fukami nunjukin buku menu ke Naccan. Mereka nampak dekat dan bikin Risa jadi tambah cemas. Gimana nanti kalo Fukami jatuh cinta sama Naccan? Bisa aja itu terjadi karena Naccan sangat mempesona. Dia lebih ceria dan lebih dewasa dari Risa.

Risa menggeleng, meyakinkan diri sendiri kalo itu nggak akan terjadi.

Tanpa disadari Fukami tersenyum menatapnya.

PERTEMPURAN DAN KRISIS



Naccan sudah selesai makan malam sama Fukami dan Risa. Dia sangat berterima kasih. Makan malamnya enak banget.

Fukami senang mentraktir Naccan. Makannya sangat lahap. Dia bahkan membuatnya merasa kalo Naccan benar-benar pacarnya.

Ponsel Naccan bunyi. Dari tempatnya kerja. Fukami menyuruhnya untuk menjawabnya dulu. Naccan mengiyakan dan permisi.

Risa terus menunduk. Fukami menatapnya dan bertanya ada apa?

Risa nggak menjawab jadi Fukami memanggilnya lagi.

Risa menatap Fukami dan memintanya buat nggak sok keren.



Fukami malah tertawa. Risa mengingatkan kalo Naccan adalah sahabatnya. Kalo nggak gara-gara Naccan, dia juga nggak akan ngelakuin ini. Kalo nggak karena Naccan maka dia nggak akan pergi ke Tokyo. Dengan kata lain ia ada disana karena Naccan.

Menurut Risa Naccan sangat mempesona. Jadi...

Fukami mendekat dan membisiki Risa.

"Apa nggak masalah kalo dia nyuri aku dari kamu?"

Risa langsung terpaku. Fukami tersenyum dan mengaku cuman becanda doang.


Naccan kembali bergabung setelah selesai menelpon. Fukami bertanya padanya apa yang akan mereka lakkukan selanjutnya? Apa ada tempat yang Naccan pingin datangi?

Naccan menyarankan buat pergi ke Chick bar.

Fukami memikirkannya sambil jalan. Bar? Naccan berjalan di sebelahnya sementara Risa mengikuti di belakang.

Saat tangan Naccan mau menggandeng tangan Fukami, ia tiba-tiba memisahkan dengan berada di antara mereka.

Fukami tersenyum melihat Risa. Sementara Naccan merasa nggak nyaman.


Selanjutnya mereka main bilyar. Fukami menunjukkan cara mainnya dan bertanya apa Naccan mau mencoba?

Naccan mengiyakan dan meminta agar Fukami mengajarinya.

Risa ikut mengangkat tangannya dan minta diajarin juga.

Naccan ngajakin Risa buat taruhan dan yang menang akan mendapat ciuman dari Fukami.



Cium? Risa menolak. Menurutnya mereka nggak bisa melakukannya.

Naccan nggak ngerti. Kenapa nggak boleh? Kalo gitu apa gunanya hari ini?

Fukami tahu-tahu ngomong kalo d8a nggak keberatan. Pun itu kalo Naccan nggak keberatan dicium sama pria 30 tahun.

Naccan tersenyum sementara Risa makin nggak tenang. Dia nggak boleh kalah.

Bersambung...

1 comment: