Search This Blog

Monday, September 2, 2019

Sinopsis Coffee and Vanilla episode 6 part 2


All content from MBS




Warning: 19+

Jadilah pembaca yang bijak

Permainan dimulai. Dan Risa kalah. Fukami memuji Naccan yang sangat pintar. Artinya dia harus melakukannya.

Fukami menatap Risa. Dia nggak punya pilihan karena sudah janji. Ia mendekatkan wajahnya ke wajah Naccan.

Risa tahu-tahu bangkit dan mendorong Fukami. Dia nggak bisa. Dia nggak suka Fukami melakukannya dan minta agar Fukami nggak melakukannya.

Naccan merasa kalo Risa terlalu berlebihan.

Risa menatap Naccan dan bilang nggak mau. Meski itu Naccan sekalipun. Dia nggak bisa memberi Fukami padanya. Pun kalo Naccan membawa Fukami pergi maka ia akan mengambilnya lagi.

Naccan nggak bisa bilang apa-apa.


Risa melanjutkan kalo dia memang nggak bisa menang dari Naccan, tapi kalo tentang cintanya pada Fukami, dia nggak akan pernah mau mengalah.

Naccan memalingkan wajahnya. Sejak kecil Risa selalu mendahulukan kepentingannya daripada kepentingan Risa sendiri. Ia merasa kalo Risa sangat keren saat mengatakan hal itu.

Naccan memaksakan senyumnya dan mengumumkan kalo dia menyerah.

Sekarang giliran Risa yang nggak bisa berkata-kata.

Naccan menatap Fukami dan berterima kasih atas hari ini.


Fukami maju. Dia juga berterima kasih pada Naccan. Ia membelai kepala Risa dan Naccan. Berkat Naccan dia bisa tahu semua tentang Risa.

Naccan tersenyum dan membenarkan. Tapi biarpun gitu dia nggak akan pernah ngasih tahu Fukami.

Risa juga ikut tersenyum.


Risa lagi berduaan sama Fukami di tempat tidur. Risa berterima kasih pada Fukami atas hari ini.

Fukami merasa kalo dialah yang harusnya berterima kasih pada Risa. Dia bisa melihat apa yang sebelumnya belum pernah dia lihat.

Eh, Risa heran dengarnya. Fukami melanjutkan kalo Risa memberitahu semua sisi lemah Risa.

Risa merasa malu.

Fukami menatapnya dan memberitahu kalo di situasi kayak gitu harusnya Risa menunjukkan sisi buruk lawannya padanya.

Risa berpikir kalo Naccan nggak punya itu.

Fukami tersenyum dan kembali tidur. Itulah kenapa dia cinta banget sama Risa. Dan dia pikir Naccan juga berpikir begitu.

Risa memberitahu kalo Naccan tahu semua keburukan dan kelemahannya.

.
Fukami menggoda Risa dengan menyentuh bagian-bagian sensitif Risa.

"Di sini? Atau di sini?"

Risa cekikikan. Dia bertanya apa Fukami juga punya sisi sensitif?

Fukami tersenyum dan membenarkan.

Risa meminta Fukami untuk memberitahunya.

Fukami nyuruh Risa untuk mencarinya sendiri.

Risa nggak mau. Menurutnya itu sangat sulit.

Fukami membisikinya, mungkin itu di tempat yang sama denganmu.

Risa mengulurkan tangannya dan nyentuh telinga Fukami.

"Kamu menemukannya"

Risa lanjut menyentuh leher Fukami, pundaknya. Fukami lalu minta Risa buat melakukan hal yang ia lakukan pada Risa yang Risa suka. (Maaf ya, untuk yang ini segini dulu. Vulgar banget soanya. Gomen' 🙏🙏🙏)

Bersambung...

No comments:

Post a Comment